Kamis, 08 Maret 2018

[Book Haul & Wrap Up] February 2018

instagram @kikioread

Bulan Februari telah berakhir. Ritual akhir bulan di blog ini pun digelar, hehe. Yap, seperti biasa Bukulova akan menampilkan daftar buku yang kudapatkan dan selesai kubaca di bulan Februari ini. Selama di bulan ini Alhamdulillah ada 3 koleksi buku baru yang didapat. Lalu ada 3 buku lainnya yang berhasil selesai dibaca. Dan senangnya, buku-buku tersebut juga selesai diulas, #hore.

Ketiga buku di atas serta bookmark yang kece itu adalah hadiah yang kudapatkan dari hasil mengikuti GA di akun bokkstagram kak Miftah. Terimakasih. Ya buat hadiahnya yang nyaris bertepatan dengan tanggal ultahku. Berasa ini hadiah yang ulang tahun yang tak terduga. Kebetulan aku juga sedang penasaran ingin mencoba membaca buku ARC.

Minggu, 04 Maret 2018

Red Dragon by Thomas Harris – Buku pertama seri Hannibal Lecter

Tidak ada hantu di Shiloh. Manusialah yang dihantui. Shiloh sendiri tak peduli.


Judul asli: Red Dragon
Judul terjemahan: Naga Merah
Pengarang: Thomas Harris
Alih bahasa: B. Sendra Tanuwidjaya
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Januari 1998
Tebal buku: 519 halaman
Format: Paperback
Genre: Thriller, Crime
ISBN: 978-979-22-9145-2

Red Dragon adalah salah satu buku yang menyenangkan hatiku saat bisa membawanya ke kasir. Pasalnya aku telah berkeinginan untuk membaca seri lengkap Hannibal Lecter ini. Seri ini aku mulai dengan membaca buku keduanya yaitu The Silence of the Lambs. Alur ceritanya cepat dan membuat merinding karena dilimpahi oleh adegan sadis yang berani dan bikin jantung berdegub. Syukurlah, tidak masalah ternyata jika membaca seri ini secara tidak berurutan. Sejauh ini aku bisa mengikuti kisahnya tanpa kehilangan poin-poin yang penting yang tidak bisa terlewatkan.

Red Dragon dibuka dengan kedatangan Jack Crawford (anggota penyidik FBI) ke kediaman Will Graham (mantan penyidik FBI). Mereka pernah bersama-sama menangani kasus pembunuhan berantai oleh sosiopat jenius, Dr. Hannibal Lecter. Bukan hanya itu, mereka malah berhasil menangkapnya. Tentu, meski sudah berada di dalam sel di sebuah rumah sakit jiwa dengan keamanan maksimum, Lecter masih memiliki peran signifikan di novel ini.

Kamis, 22 Februari 2018

A Fair Lady & A Fine Gentleman by Jane Austen – Kumpulan kutipan favorit dengan ilustrasi cantik

Tidak ada hiburan yang lebih mengasyikan daripada membaca! Buku tidak akan mungkin menimbulkan kebosanan. - Pride and Prejudice


Judul: A Fair Lady and A Fine Gentleman
Karya: Jane Austen
Penerjemah: Dyah Agustine
Proofreader: I. D. Suta
Desain isi: Wida Sartika
Desain sampul: A. M. Wantoro
Penerbit: Qanita
Terbit: Cetakan I, Maret 2016
Tebal buku: 144 halaman
Format: Hardcover
ISBN: 978-602-402-019-4

Tidak membaca ulasan apapun tentang buku ini baik di Goodreads maupun melalui review yang tampil di mesin pencari Google. Aku pun tidak terlalu “serius” membaca sinopsis di bagian belakang bukunya karena saat itu sedang akhir tahun dan pikiranku sudah terpecah-pecah ke banyak hal. Aku memutuskan untuk memasukkannya ke keranjang belanja karena pertama termasuk buku kena diskon Clearance Sale Mizan. Kedua, aku menyukai dan berharap dapat kembali membaca karya Jane Austen. Terakhir, alasan yang ketiga adalah karena buku ini hardcover dan ilustrasi di sampulnya cantik sekali.

Oleh karena sebab-sebab di atas, aku agak terkejut saat membuka segel buku ini dan sekilas mengintip isinya. Baru kemudian aku mencoba mencari dan membaca ulasan yang ada mengenai buku ini (saat itu sudah di bulan Januari). Oalah, ternyata ini adalah buku kumpulan quote atau kutipan favorit dari banyak karya Jane Austen. Meski demikian, aku tetap menyukai buku ini. Benar-benar buku yang cantik luar dan dalam, haha #halah. Buku ini juga full color. Dan btw, ini kali pertama aku menikmati dan sekarang mencoba mengulas buku dengan format seperti ini. Suatu pengalaman baru dan menyenangkan karena memulainya melalui karya klasik dari penulis yang karyanya menarikku untuk membacanya.

Senin, 12 Februari 2018

The DestinASEAN by Ariev Rahman dkk – Menikmati pengalaman traveling di sepuluh negara ASEAN secara personal

Traveling is a mysterious way. Traveling itu penuh kejutan. – Adis Takdos


Judul: The DestinASEAN
Pengarang: Ariev Rahman dkk
Penyunting: Ade Kumalasari
Perancang sampul: Yellow-P
Pemeriksa aksara: Fitriana, Titish A.K., & Septi Ws.
Penata aksara: Adfina Fahd
Penerbit: B first (PT Bentang Pustaka)
Terbit: Cetakan pertama - Juli, 2013
Tebal buku: 246 halaman
Format: Paperback
ISBN: 978-602-8864-79-4

Jika teman-teman ada yang begitu memperhatikan Bukulova #hehe mungkin akan ngeh kalau di sini kebanyakan review buku fiksi. Sementara buku nonfiksi yang pernah direview baru ada satu (iya, satu). Itupun sebenarnya merupakan review tugas sewaktu SMA dulu yang kusalin ulang. Sudah, tidak perlu dihitung berapa tahun lalunya. Haha, entahlah. Mungkin karena buku-buku fiksi lebih menggoda menurutku dan agak sulit menemukan buku nonfiksi yang cocok dengan seleraku.

Buku The DestinASEAN ini adalah salah satu hadiah dari Giveaway (GA) yang kuikuti di blog Resensi Buku Blog. Dari judulnya bisa ditebak jika buku ini berbau travelling. Ada banyak kisah yang diceritakan ketika para penulisnya menjelajah di 10 negara ASEAN. Yup, buku ini ditulis keroyokan dan merupakan salah satu nonfiksi. Hooray…akhirnya review nonfiksiku bertambah jadi dua. #haha

Minggu, 11 Februari 2018

86 by Okky Madasari – Mengangkat beragam isu pemerintahan dan masyarakat

Tapi rezeki memang sering kali seperti bayangan. Tak pernah didapat saat dikejar-kejar.


Judul: 86
Pengarang: Okky Madasari
Ilustrasi & Desain sampul: Restu Ratnaningtyas
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Cetakan ketiga - Maret, 2015
Tebal buku: 256 halaman
Format: Paperback
ISBN: 978-979-22-6769-3

Nama Okky Madasari boleh jadi sudah tidak asing lagi terutama di kalangan penikmat novel Indonesia. Maryam-salah satu novelnya- pernah memenangi penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa 2012 untuk kategori prosa. Aku pribadi lumayan penasaran ingin mencoba membaca tulisan Okky. Syukurlah, ada empat bukunya yang telah “duduk manis” di rak bukuku menunggu untuk dibaca. Dan aku memulainya dengan yang berjudul 86.

Ya, tampaknya kaver merupakan hal yang sulit untuk luput dari pengamatanku. Novel yang judulnya sangat singkat bahkan hanya berisi angka ini memiliki kaver berwarna kuning cerah. Jika diperhatikan lebih detil, angka 86 yang hampir mendominasi seluruh halaman kaver, terjalin dari gabungan gambar-gambar yang manis dan tentunya enak dipandang mata atau artistic mungkin sebutannya. Belum lagi warna dominan kuning yang mampu mencuri perhatian.